Wednesday, October 29, 2014

Jawab Aku

Aku melihat senyummu sejak umurku belum genap lima
Dan terus menatap senyum itu hingga kita nyaris dua puluh lima
Bagaimana mungkin cinta bisa tidak ada
Bagaimana mungkin sayang bisa hilang begitu saja
Kita bersama-sama belajar menggosok gigi dengan benar
Kita bersama-sama mengenal apa itu menggambar dan aljabar
Kita bersama-sama menyebrangi jalan untuk pertamakalinya tanpa ibu
Kita bersama-sama melewati hidup yang sederhana saat itu
Akulah yang pertamakali melihatmu menangis karena kucingmu sakit
Kaulah yang pertamakali melihatku menangis karena gigiku tanggal
Katanya, mereka yang beruntung adalah yang bisa menikahi sahabatnya sendiri
Apa bisa kita jadi bagian dari mereka yang beruntung itu?
Jawab aku.

No comments:

Post a Comment

Thanks for reading my post! :)