Tuesday, June 10, 2014

In The Lonely Hour




Tidak kah kamu merindukan kita yang dulu? Yang sanggup bercerita hingga jatuh tertidur
Tidak kah kamu merindukan kita yang dulu? Yang sanggup saling mendukung bahkan dalam pertengkaran
Tidak kah kamu merindukan kita yang dulu? Yang tidak pernah peduli musim apa yang datang, karena kita selalu memiliki matahari di hati kita

Aku tidak mengerti apa yang telah waktu lakukan hingga, kita enggan saling menyapa
Aku tidak mengerti apa yang telah luka tinggalkan hingga, kita enggan saling menerima

Lucunya, banyak kenangan baik yang justru mampu membuatku menangis
Bukan karena aku membenci mereka-- ini hanya karena aku belum mau melepaskannya

Aku tahu kau akan selalu baik di sana,
Kau kuat
Kau selalu lebih kuat dari aku
Dan aku tahu, aku akan selalu baik di sini
Aku kuat
Walau tidak lebih kuat darimu, tapi aku mampu

Kalau di suatu ketika ada tangan lain yang kau biarkan menggenggammu
Aku tidak tahu apa aku kuat untuk tidak akan cemburu
Mungkin aku akan cemburu, tapi aku tidak akan sekuat itu untuk memintamu kembali
Aku terlalu perempuan. Kau yang paling tahu seperti apa perempuan

Tapi bila saat ini aku sudah lebih dulu membiarkan tangan lain menggenggamku
Aku tidak tahu apa kau sudah bersedia untuk tidak cemburu
Kalau pun kau cemburu, kau akan selalu mampu kuat untuk tidak memintaku kembali
Kau terlalu pria. Aku yang paling tahu seperti apa pria

Mungkin, ada banyak pria dan perempuan yang saling kehilangan
Hanya karena terlalu ingin menjadi dirinya



14 comments:

  1. ah sedih, tapi pasti kuat, pasti :')
    setelah sekian lama jadi silent reader, ini pertama kali saya komentar mba, hehe salam :)

    ReplyDelete
  2. udah melewati masa masa ini hauhauaha
    semoga ga terulang :') #lah jadi curhat
    *melipir*

    ReplyDelete
  3. Hahahaah alhamdulillah dan aamiin buat kamu Gum, how's your mom? :)

    ReplyDelete
  4. Pas banget kayak yang lagi aku fikirin... Sedih :') izin repost ya kak...

    ReplyDelete
  5. my mom sehat kak, berasa kayak punya adik cewe tau ga ka? hahaha sekarang mesti jagain dari pria pria ga jelas gitu hehehe
    #lah malah lanjut curhat
    haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dijagain boleh, tapi jangan diatur. Mama kamu selalu punya hak untuk bahagia dengan caranya sendiri. Berat banget pasti nerima orang baru dalam kehidupan kalian, aku sudah mengalami itu. Tapi orangtua kita bukanlah milik kita seorang, mereka milik diri mereka sendiri juga. Semangat! :)

      Delete
  6. ka fa entah knp hbs baca ini echa nangis. semoga hati echa sekuat ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Echa pasti kuat dong, kan Echa selalu punya Allah di hati Echa ;)

      Delete
  7. hai ka fa.. aku izin repost di blog ku ya, boleh kan?

    aku cantumin nama kk ko :)
    semoga kk ga marah

    ReplyDelete
  8. Bahkan saya menangis setelah baca ini kak, sukaaa banget, kak ijin repost di blog yaaa

    ReplyDelete
  9. Setiap tulisannya sellu menggambarkan hati saya.thx fa..semoga saya kuat saat ada tangan lain menggenggam tangannya..

    ReplyDelete

Thanks for reading my post! :)