Friday, September 06, 2013

Another Story


Fa! Sesungguhnya saya belum mengenalmu, saya Ria, salah satu pegawai di Kementerian di jakarta, langsung aja ya Fa,  saya sempat melihat tweet mu dan membuatku yakin untuk share sesuatu yang belum pernah dialami sebelumnya, apalagi kalau bukan masalah hati dan sebagainya. He he

Masalah sinkronisasi hati dan pikiran, ini keadaan yang membuat bingung, ketika pikiranmu masih memikirkan dan masih ingin dengan seseorang namun hatimu tiba-tiba kosong dan tidak bisa merasakan perasaanmu kepada pasanganmu, itu seketika dan sekejap terjadi begitu saja tanpa ada masalah sedikitpun sebelumnya. Anehkah ini? 

Trims fa! Salam kenal ya :) 

***



Hai Ria, 
Rasa cinta yang seketika hilang? Hmm.. menurut saya itu hal yang sangat wajar. Sesungguhnya saya bukan tipikal manusia yang percaya bahwa rasa cinta adalah sesuatu yang bisa bertahan selamanya. Kesetiaan untuk bisa sayang pada satu orang saja sampai akhir adalah hal yang dibentuk oleh keimanan. Kamu harus kembali ke komitmen awal saat hubungan itu dibangun. Terkadang, hubungan tidak hanya harus disandarkan pada rasa cinta saja. Tanyakan kembali pada dirimu baik-baik, apa kamu menjalani hubungan ini untuk bersama-sama saling membahagiakan, atau justru berbalik mundur dari kebahagiaan itu. :)

Thank you.

***
Sudah lama tidak membalas email curhatan. Hmm.. mungkin saya sedang libur menjadi manusia ‘sok pintar’ saja. Kenyataannya, saya hanyalah salah satu manusia sok pintar itu. Hehehe..
Setiap kali membaca curhatan, setiap kali membalas curhatan, saya selalu merasa bahagia kenyataannya, tidak pernah terbebani. Jadi jangan khawatir jika ingin bercerita pada saya.
Oh ya, hal yang Ria alami di atas adalah hal yang belum lama ini pun saya pahami. Usia yang akan membuatmu paham, bahwa dalam sebuah hubungan serius, cinta bukanlah jadi komponen utama, melainkan komitmen. Komitmen ketika dua orang memutuskan untuk berjalan bersama menuju satu tujuan dan impian. Cinta hanyalah komponen pelengkap. Karena bila keduanya hanya bersandar pada cinta, yakinlah sangat sulit untuk mempertahankan sebuah hubungan sampai akhir. Karenanya, hubungan bukanlah hal yang bisa dibangun semudah kamu berkedip. Menyatukan hati. Menyatukan dua keluarga. Hey, cinta saja tidak akan pernah mengerti hal yang demikian. Kamu selalu memerlukan iman dan ilmu dalam menjalaninya. So, selamat berproses. ;)

Ps: Ria, bukan nama sebenarnya. 




4 comments:

  1. Kak Fa,alamat emailnya kalau boleh tau apa yah ?

    ReplyDelete
  2. Kak kenapa tulisan kakak selalu ngejawab apa yang aku rasain. Makasih ya kak :' aku selalu suka tulisan kak fa :)

    ReplyDelete
  3. apa yang dirasain mbak ria sama kayak apa yang aku rasain sekarang mbak fa.. sekarang ini lagi ngerasa kosong. apalagi ditambah kegiatan kuliah yang sekarang lagi numpuk. jadi tambah sibuk dan tambah kosong...

    ReplyDelete

Thanks for reading my post! :)