Monday, May 20, 2013

Kita punya rumah



Dia di sana, memandangku sembari bersandar pada tubuh kulkas. Senyumnya mengembang sedang tanganku terus mengaduk segelas coklat panas kepunyaannya.

Dia di sana, memandangku sembari bersandar pada tubuh lemari. Senyumnya mengembang sedang aku terus bertingkah sibuk dengan buku di pangkuanku.

Dia di sana, memandangku sembari bersandar pada tubuh sofa. Senyumnya mengembang sedang aku terus mengelap kaca dari luar jendela.

Dia di sana, memandangku sembari membiarkan aku bersandar pada tubuhnya. Senyumnya mengembang sedang lenganku semakin erat memeluk.


Kita menamai tempat ini rumah

Tempat kita bersandar pulang

Tempat kita tertidur hingga kembali terjaga

Tempat kita berseteru hingga kembali bersatu

Tempat kita bercerita hingga kehabisan kata


Kita punya sebuah sofa besar di depan televisi

Tempat kita mengejek berita dan berteriak karena bola

Kita punya sebuah meja makan bundar

Tempat kita memutari dunia tanpa perlu mengingkarinya

Kita punya sebuah ranjang persegi dari kayu

Tempat kita menghitung syukur dan menghapus keluh

Tempat kita menutup hari dan berdoa untuk esok pagi

Kita punya pintu dengan dua ruang untuk dibuka

Tempat kita saling berpamitan dan berjanji untuk pulang


Kita punya rumah

Kau dan aku terlelap peluk di dalamnya.

1 comment:

Thanks for reading my post! :)