Friday, April 12, 2013

Ingin

"Dalam hidup ini, selalu ada hal-hal yang walau pun sudah setengah mati kamu usahakan, tapi tetap tidak berhasil." ~ You Are The Apple of My Eye

Dalam sebuah interview, Jo In Sung salah satu aktor Korea favorit saya korea maning-korea maning, yaudah sih, orang actingnya keren kok :/ mengatakan bahwa ia ingin seorang istri yang bisa menjadi tempatnya bersandar bukan sebaliknya. Dia bilang, “Laki-laki adalah anak-anak sampai mereka tua. Ibu saya mengatakan bahwa dia membesarkan 3 anak dalam hidupnya. Yaitu saya, adik laki-laki saya dan ayah saya sendiri.
Saya sangat mengamini kata-katanya di atas. Hidup dengan 5 orang pria selama hidup saya, membuat saya sedikit mampu memahami maksud dari kalimatnya di atas. Saya punya 4 saudara laki-laki dan satu ayah yang sampai sekarang alhamdulillah masih hidup. Betapa pun mereka berpikiran dewasa di satu sisi, mereka tidak pernah benar-benar menjadi dewasa di sisi yang lain. Mereka membuat kesalahan dan begitu saja menyalahkan orang lain. Atau mereka mengecewakan seseorang, dan begitu saja meninggalkan kekecewaan tersebut di hari kemarin mereka. Di dalam hatinya mereka mengatakan jangan cengeng pada orang yang mereka sakiti, semata-mata agar mereka tidak begitu merasa bersalah atas kesalahan yang telah mereka perbuat. Dan atas semua kelemahan itu, hanya perempuanlah sosok yang bisa menerima mereka. Itu kenapa seberapa pun mereka muak pada tingkah perempuan rewel dan manja, mereka tetap tidak bisa hidup tanpa perempuan.

***


Saya ini tipikal manusia yang sulit marah, sulit membenci. Tapi bila di suatu ketika yang tidak tepat seseorang mengganggu atau menyinggung harga diri dan perasaan saya, saya bisa bersikap sangat buruk terhadap mereka. Malangnya, manusia yang jarang marah seperti saya, biasanya akan begitu mudah dianggap kejam hanya dengan satu kalimat buruk yang diucapkan. Dan akan dianggap sangat sombong, ketika mengabaikan sedikit saja. Well, itu sudah jadi risiko dan saya sudah terbiasa menelan yang demikian. Biasanya mereka yang menganggap saya demikian adalah mereka yang selama ini semena-mena memperlakukan saya, atau mereka yang hobi egois dan mengesampingkan perasaan orang lain. Saya rasa, setiap selesai mandi mereka kerap lupa bercermin dan menilai diri mereka sendiri. Pft.
 
Siapa pun, termasuk saya sendiri tentu saja akan bisa dengan mudah mengingat kebaikan diri dari pada kebaikan yang orang lain pernah berikan. SELALU SEPERTI ITU.
 
Saya hanya terkadang tidak bisa memahami mereka yang menganggap saya adalah sosok yang sama sekali tidak bisa marah, mengumpat atau membeci. Hahaha.. seolah-olah saya adalah malaikat yang tak punya nafsu dan tidak bisa tidak sependapat dengan orang lain. Tentu saja saya pun kerap marah dan bergunjing, walau kebanyakan saya gunjingkan dengan selimut saya sebelum saya tidur atau dengan air di kamar mandi saya ketika saya tengah buang air besar ketauan banget ngga punya temen *nangis*. Saya bukan orang baik, saya ini hanya seseorang yang selalu mencoba berusaha keras untuk mengisi hidup saya dengan kebaikan-kebaikan. Itu saja. Jadi jangan berespektasi kepada saya terlalu tinggi. Saya sudah kerap mengatakan ini sebelumnya.

Terkadang, sepertihalnya laki-laki. Perempuan macam saya pun ingin bertingkah kekanak-kanakkan. Ingin hanya didengarkan saja. Ingin selalu dijawab iya atas segala keinginannya. Tak ingin melakukan apa pun selain menyalahkan orang lain. Ingin diberi ruang untuk menjadi labil dan cengeng. Ingin menangis sebanyak-banyaknya dan setelahnya dirayu dan diberi hadiah. 

Saya pun, ingin diberi kesempatan melakukan hal-hal yang demikian. 

Karenanya, saya tidak bisa hidup bersama pria yang setiap waktu hanya ingin bersandar dan didengar. Seberapa pun saya cinta dan kagum sama Jo In Sung, betapa pun ganteng dan kayanya dia, saya tidak akan menikah dengan pria yang tahu pasti dirinya tidak dewasa, tapi tetap ingin hanya bersandar pada perempuannya dan tidak berkeinginan melakukan yang sebaliknya. Seumur hidupnya? Oh, dear God.

Saya, saya tidak hanya butuh dicintai. Saya pun, perlu didengarkan. Karena SEPASANG itu berarti SALING. Saling mendengar, saling menghargai, saling menyayangi, saling memiliki.

Jangan hapus kata SALING dalam sayang. Dalam cinta yang sepasang. 

Kecuali kamu, adalah tipe manusia yang jatuh cinta hanya pada diri dan egomu sendiri. Maka, berpasanganlah kamu dengan pohon atau rerumputan. 

***

Oh ya, kemarin saya baru saja menonton film China yang berjudul; You Are The Apple of My Eye. Film ini emang agak-agak berengsek sih, hahaha.. karena ada beberapa adegan cabul khas anak mudanya. Tapi one thing for sure, film ini akan mengajarkan kamu beberapa hal. Salah satunya adalah bagaimana pun juga, seorang perempuan akan selalu menjadi pihak yang lebih dewasa dari pria di usianya. Dan seorang pria tidak akan pernah siap menerima kedewasaan perempuan. Film ini akan memberikan pelajaran kepada pria mana pun, tanpa terlihat menggurui. Jadi pria-pria, tontonlah dulu film ini sebelum mengintimidasi saya atas pernyataan saya tersebut.

Him: Maaf, memang aku yang salah. Akulah yang kekanak-kanakkan
Film ini pun memberi pelajaran tentang bahwa, masa depan dan bagaimana hidup ke depannya, selalu punya hal-hal tak terduga dan penuh alasan. Bahkan hal kecil yang terjadi di hari ini, selalu punya benang merah yang mengikat ke harimu yang lain di suatu ketika kelak. Bahwa dalam hidup ini, akan selalu ada hal-hal yang walau pun sudah setengah mati kamu usahakan, tapi ternyata tidak berhasil terwujud.
Ah, film yang begitu manis. Saya termasuk yang jarang menonton film China. Tapi karena film ini, saya bisa menyatakan bahwa perfilman di negara kita sangat jauh tertinggal dari negara komunis ini. Bagaimana pemeran remaja di film ini bahkan bisa berakting dengan begitu baik. Dan tak ada satu pun adegan yang menurut saya kosong atau tidak berisi. Even itu bahkan cuma adegan konyol murid-murid yang masturbasi di kelas. -_-


1 comment:

  1. You are the apple of my eye adalah salah satu pilem paporit saya. Pilem ini termasuk salah satu pilem box office di Taiwan. Jadi, bukan pilem china kakak... :-)

    *Btw, yang gendut itu si boboho lho... Tak se-unyumunyu waktu masih kecil*

    ReplyDelete

Thanks for reading my post! :)