Saturday, March 31, 2012

Fa's Quotes | March 2012




Aku suka senyum waktu ingat kamu. See, tanpa kamu harus melakukan apa pun, kamu bisa buatku bahagia. Itu namanya sayang.  (6 Mar 2012)

Saat aku sudah menjatuhkan diri pada cinta yang lain. Ingatlah bahwa aku sudah pernah memberimu kesempatan untuk mencintaiku. #favorite

Karena cobaan datang agar kita semakin sayang dan dekat dengan Tuhan, bukan sebaliknya.

Aku, aku tak suka pangeran apa pun sejak dulu. Aku hanya menunggu pria sederhana yang mampu membuatku menjadi perempuan yang lebih baik. (8 Mar 2012)

Jangankan berjalan, menunggu sendirian saja melelahkan. 

Suatu saat kelak kau akan lihat, hati siapa yang lebih hebat. Dia yang masih kau impikan, atau aku yang nyata ada di hadapanmu.

Kalau aku berharga untukmu, maka hargailah aku dengan pantas.

Hebat ya manusia itu, pandai sekali saling menyakiti. (10 Mar 2012)

Sialnya, sabar itu ngga ada batasnya. Jadi kalau sabarmu ada batasnya, patut dipertanyakan, itu kamu sayangnya pakai hati atau emosi. (11 Mar 2012)

Hiduplah dengan baik, hingga saatnya kelak kau siap mengatakan padaku; “Mari kita menikah saja, aku sudah mampu menghidupimu”. 

Aku tak akan menuntut yang muluk-muluk. Aku tahu sebagai pria, begitu banyak hal yang harus kamu pikirkan sekaligus.

Pria yang benar pria, akan lebih banyak memberi kebaikan bukan merenggut kebaikan dari dalam dirimu. (13 Mar 2012)

Kesederhanaanlah yang akan membuatmu masuk ke hati siapa saja. (14 Mar 2012)

Siapa yang bisa kusayangi tanpa syarat seperti ini selain kamu, mama. Bahkan tanpa perlu Tuhan sematkan surga di kakimu. 

Aku rela lari ke hutan dan belok ke pantai, bila di tepian laut itu ada kamu dan sebuah pelukan untuk hari yang melelahkan ini. (15 Mar 2012)

Kalau kau lihat ada jarak. Kuberitahu, kau lah yang ‘menggarisnya’, bukan aku. (16 Mar 2012)

Jangan sok-sok-an suka sesuatu yang tadinya ngga kamu suka, hanya karena kamu suka dia. Please, jatuh cintalah dengan cara yang benar.

Ketika seseorang berarti bagimu, seberapa pun sulit terlihat, kamu akan selalu menemukan cara untuk mencintainya dengan baik. 

Bagi mereka yang menyayangimu, keluhanmu adalah sebuah ‘kepercayaan’. (21 Mar 2012)

Merindumu semudah mengedipkan mataku. Tak terhitung, bahkan tak perlu terencana. (22 Mar 2012)

Kalau yang sepertiku terlalu baik untukmu, maka selamat mencari yang lebih jahat.

Dimana-mana, orang yang sedang butuh kita adalah mereka yang bersikap paling manis. Dan ketulusan baru bisa dinilai setelah tak butuh lagi. (26 Mar 2012)

Pernahkah kamu berpikir, mungkin saja aku sudah mencintaimu mulai dari kemarin dan kemarinnya lagi dan kau tak menyadarinya? (29 Mar 2012)

Karena apa pun yang kubiarkan masuk ke hatiku. Aku bertanggung jawab penuh atas keberadaan dan kehilangannya. (31 Mar 2012)
***
Mulai bulan ini, di setiap akhir bulan tepatnya,  saya akan bikin posting khusus qoutes atau tweet saya. Hanya sebagai media penyimpanan yang lebih baik saja. Sayang kan, kalau kalimatnya hilang begitu saja.

Dan yang saya masukkan hanyalah tweet qoute yang diretweet setidaknya lebih dari 40 akun. Saya menganggap, yang lebih banyak di-RT adalah kalimat yang lebih baik dan lebih disukai. Sebenarnya ngga tahu pasti sih, quote itu kriterianya apa, ahaha.. anggap saja ini hanya kumpulan tweet yang sok-quote gitu. Saya kan emang sok-sok gitu oranya -_-

Untuk yang saya #favorite, itu adalah tweet yang paling banyak diretweet setiap bulannya.
Ini agak terlambat sih memang, tapi lebih baik dari pada tidak sama sekali.
So, see you next month! :*

Thursday, March 29, 2012

Samigaluh..

Betapa pun bosannya saya sama Samigaluh. Ini adalah rumah saya. Saya suka langit dan sungai di tempat ini. Foto yang saya ambil, adalah tempat yang suka sekali saya pandangi ketika saya berkendara ke kota Jogja. Tapi serius ya, tempat ini punya langit dan bintang keren, ketika hari cerah :D

***


Padiku kuning - Samigaluh

Lapangan Samigaluh
Awan-awan Ndekso

Sungai Ndekso Sore Hari
Balai pertemuan - Desa Pagerharjo - Depan rumah saya

notes: foto diambil dengan camera itouch.

DO WHAT YOU LOVE OR LOVE WHAT YOU DO?



Cici: Damn, I feel so lost here!  

Fa: Udah capek ya? Hmm.. yaudah mending keluar aja Ci cari kerja lain. Ayooo semangattt.. hidup cuma sekali!

Cici: Iya, capek hati gue kayak hilang tujuan gitu di sini L udah berkali-kali nyemangatin diri sendiri tapi akhirnya down lagi. Begitu aja terus sampe capek. Maaf yaa pagi-pagi udah ngeluh curcol.

Fa: Ngga apa-apa, gue juga cuma lagi nulis aja. Udahhh resign aja terus liburan ke sini. Temenin aku ke laut. Lost in here ajah.

Cici: Mau! Sometimes I just asking... which one is the right one. Do what you love or love what you do? Heheh :p

Fa: Absolutley try to do what you love first. And if it’s doesn’t work, then just love what you do. Life is gonna be more easy if we do something that we love the most. Tapi tetep aja harus rasional, kalo kita memang butuh pekerjaan dan uang. Ya, harus lebih banyak bersabar dulu :P

Cici: Well yeah, maybe you right. Tapi gue udah ngga semuda dulu lagi, apa gue masih punya kesempatan untuk bisa melakukan apa yang gue sukai.. J

Fa: Akkk Cici galau benerannnnn!!! Akkkk toloooongggg!!! Hahaha..

Cici: Hahaha iya, galau dan labil!

Fa: Ci, Jk Rowlling aja baru bisa punya buku se-hebat Harpot ketika usianya ngga muda lagi. Bahkan ketika dia sudah punya anak dan suami. Semua punya kesempatan yang sama untuk melakukan apa yang mereka sukai. Intinya cuman mau berusaha melakukannya atau tidak :P (Asli ini bagian ter-sotoy saya. Cuma ngasih semangat sekenanya aja yang muncul di otak detik itu).

***

Itu adalah sekelumit ym-an saya dengan sahabat saya Cici, dia memang saat ini sudah lebih dari 3 bulan bekerja di tempat yang tidak dia sukai. Awalnya dia merasa kerja di tempat itu adalah impiannya, tapi ternyata tidak seperti kelihatannya. Yah, manusia kan memang kerap sok tahu apa yang terbaik untuk dirinya. Memohon pada Tuhan, dan setelah Tuhan berikan ternyata tidak selalu benar yang terbaik. Tuhan sedang membuatnya belajar. Dan ya, tentu saja tak ada salahnya mengeluh pada sahabat. Itu aplikasi dari apa yang saya pernah twit kemarin lalu, “Bagi mereka yang menyayangimu, keluhanmu adalah sebuah kepercayaan.” Mendengarkan keluhannya bukanlah hal yang sulit bagi saya. 

Hmm.. impian, hal yang ingin kita lakukan untuk menghabiskan usia kita. Apa yang bisa lebih menggalaukan dari itu? Hahahha. Banyak sekali orang terdekat saya sedang digalaukan oleh masalah ini. Saya bukan tidak pernah galau tentang hal ini, saya mungkin hanya lebih pandai menyembunyikannya saja :P

Saya bukan tidak punya impian, saya punya dan mereka besar, saya pun sedang berusaha menuju mereka seperti kamu kebanyakan. Tetapi saya memang lebih banyak menyimpannya rapat-rapat, tapi percayalah mimpi-mimpi itu berteriak sama lantang di hati dan kepala saya seperti milikmu. Sama menggelisahkannya, sama menuntut menjadi nyatanya. Sama sayang..

Jadi kalau kamu tanya pada saya, 

Which one is the right one, do what you love or love what you do?

Jawaban saya adalah:

Absolutely do what you love, then you will always love what you do for the rest of your life!
Maybe it’s not gonna be that easy, itu mengapa mimpi yang besar hanya untuk mereka yang mau berusaha lebih besar J

Takaran kesuksesan bagi saya itu bukan banyak uang.

Takaran kesuksesan bagi saya adalah sampai dimana kamu bisa menggapai hal-hal yang kamu tahu akan membuatmu bahagia. 

Akkkk... saya mau sukses! *mengepalkan tangan ke udara*


Notes: Abaikan saja kalo ada bahasa inggrisnya yang salah. Emang inggris hutan banget.

Kunang-kunang Kebahagiaan dan Semut yang Terjebak

Cahaya jadi bernilai, karena gelap yang mempersilahkannya..


Sudah beberapa hari ini lampu jalan tepat di depan rumah saya rusak. Kalau mereka mulai konslet lampu akan berkedip-kedip seperti lampu disko. Dan itu terjadi lagi malam ini. Ketika kamar saya sudah gelap sempurna, kedipannya akan menarik perhatian saya yang 2 hari ini tidur menghadap ke arah jendela.

Biasanya tidak menghadap jendela, tapi sahabat saya chrysti yang datang sejak hari jumat lalu, selalu tidur lebih dulu di kasur dan dia lah yang mengambil posisi tidur begitu. Malam tadi sudah tak ada lagi dia, tapi saya tetap mengambil posisi yang sama. Saya tidur menghadap jendela. Sepi sekali, dan saya pun tidak suka menonton tv, itu kenapa saya tidak mau meletakkan tv di dalam kamar tidur.

Tapi malam tadi ada yang tidak biasa. Se-ekor kunang-kunang tersesat masuk ke dalam kamar saya. Benar-benar se-ekor kunang-kunang! Malang sekali dia harus nyasar masuk ke kamar cewek yang bau minyak telon + Johnson’s baby bedtime powder ini -_-

Rumah saya itu depannya sawah, jadi memang ada banyak kunang-kunang. Sepertinya dia terpisah dari kelompoknya, lalu tersesat masuk lewat jaring-jaring celah ventilasi kamar saya. Di kegelapan, dia berkedip-kedip hijau. Kalian tahu hijau stabilo yang sering kalian gunakan. Seperti itu lah persis warnanya. Dia sempat menempel di tirai dan tetap berkedip. Lalu pindah ke langit-langit kamar dan terus berkedip. Sembari melamun saya terus menatapnya, berpikir betapa indah sinarnya berkedip dari detik ke detik. Hanya karena hewan kecil sebesar kuku itu saya tiba-tiba merasa bahagia, kegelapan di malam ini terasa lebih baik. Hahaha. Memang saya ini ga bisa mellow lama-lama.

***

Sejak Chrysti datang saya memang tidak berhenti mengendarai motor. Samigaluh-Purworejo, Purworejo-Samigaluh. Samigaluh-Jogja, Jogja-Samigaluh. Lalu kembali Samigaluh-Purworejo, Purworejo-Samigaluh. Dengan kemampuan mengendarai motor yang tiarap dan juga badan yang sering nyaris terbawa angin kalau memaksa ngebut --"

“Pasti hari ini pantat gue tambah tepos 1 cm.” Celetuk saya di sawung tukang mie jawa tepat di Samigaluh, malam hari sepulang kami dari seharian melanglang buana di Jogja dan nyaris tewas kelaparan.

“Heh Far, please ya pantat lo itu udah ngga bakal bisa nambah tepos lagi! Pernyataan menjatuhkan yang keluar dari mulutnya membuat bibir saya manyun, lalu kami tertawa lepas bersama.

Salah satu quote terbaik dia sepanjang perjalanan hari sabtu itu adalah “Far, gue ngga pernah tahu ada kampung sekampung ini.”  -_- Se-nista itukah Samigaluh?

Hahaha.. itu karena saat kami berkendara pulang kami jarang sekali bertemu pengendara lain. Nyaris sendirian sepanjang perjalanan dari Ndekso sampai desa Pagerharjo rumah saya. Dan... ngga ada lampu penerangan jalan, padahal kami pulang ketika langit sudah nyaris gelap sempurna. Yahh.. ngga ada lah ya penculik yang khilaf nyulik dua cewek kere kaya kita.

Malam tadi tak ada lagi Chrysti, jelaslah ada yang berbeda. Saya langsung merindukannya, sedetik setelah ciuman saya di pipinya terlepas kemarin sore di hadapan sekumpulang manusia yang tengah menunggu bis yang akan kembali membawa mereka pulang ke kota masing-masing. Romantis banget kan kek di pelem India? #iyafaterserahelodeh

Terima kasih ya sayangku sudah menyempatkan mengunjungi si coklat ini di tengah usahamu banting tulang cari uang di Jakarta yang keras. Pulang kerja nyaris selalu pukul 10 malam tiap harinya dan bahkan masih difitnah rekan kerja sana-sini. Mereka yang belum pernah bekerja, tidak akan tahu rasanya bukan? Jadi abaikan saja mereka yang mengecilkanmu. 

Dan aku yakin sayang, dengan uang 10 ribu yang tertinggal di dompetmu kemarin (gue pasti disilet-silet sama dia kalo dia baca gue nulis ini di blog, hahaha), kamu pasti sampai di Jakarta dengan selamat. Muka kita, emang muka cewek yang minta ditegain, semua orang memang selalu tega sama kita. Hahaha. Tapi kita jelas perempuan yang selalu bisa diajak hidup susah bukan? Sakit hati sedikit, keringetan sedikit, jalan jauh sedikit bukan masalah sama sekali. 9 tahun persahabatan kita, adalah kado indah yang pernah Tuhan berikan padaku.

Suatu saat akan ada pria yang menyadari, bahwa kita-lah perempuan paling menyebalkan yang bisa dijadikan teman hidup yang paling menyenangkan baginya :P

***

Tuhan selalu punya cara membuatmu dikejutkan oleh kebahagiaan sederhana. Saya menyadari, semakin tidak muluk-muluknya keinginan saya, saya semakin pandai men-syukuri kebahagiaan yang ada di hadapan mata saya.

Karena beberapa orang baru mau menyebut sebuah hal baik ‘kebahagiaan’ ketika ia sebesar dunia ini. Bagi saya, bahkan se-ekor kunang-kunang yang tersesat ke kamar pun merupakan kebahagiaan. Dia tidak tersesat begitu saja, ada takdir Tuhan di dalamnya. Karena sehelai daun yang jatuh pun ada takdir Tuhan di dalamnya, itu kenapa di dunia ini tak ada yang kebetulan. Saya tidak percaya pada kebetulan J

Kalau kamu mengenal saya, kamu pasti tahu saya selalu berusaha memperjuangkan apa-apa yang saya sayangi. Seberapa pun seseorang itu menganggap saya kecil dan tak berharga untuk dirinya. Saya bukanlah dirinya.

Kalau bagimu, kehilangan saya bukanlah apa-apa, saya bisa mengerti itu. Tetapi bagi saya, kehilangan hati seseorang yang tulus menyayangi saya adalah sebuah kerugian besar. Apalagi kalau sampai saya perlu kehilangan dia, hanya karena hal sepele. Sesuatu yang sesungguhnya masih saya bisa usahakan untuk maafkan dan perbaiki.

Mencari musuh itu tidak perlu mengusahakan apa pun, tapi mendapatkan teman hidup dan sahabat yang tulus menyayangimu? Kamu bisa menghabiskan waktu seumur hidupmu, dan masih belum tentu beruntung menemukannya kawan..

***

Tidak semua orang bisa menghargaimu sebaik kamu menghargainya. Tapi jangan lantas hal itu membuatmu tak ingin lagi jadi manusia yang lebih pandai menghargai.—fa

Selama saya melakukan yang terbaik dengan niatan baik, saya tidak pernah peduli prasangka orang lain. Pasti banyak yang menilai saya kerap pura-pura bodoh dan naive, tapi itu adalah haknya. Kenapa saya harus pusing akan prasangka buruk orang lain, sedang saya sendiri tidak merasa melakukannya. Toh saya memang sudah bodoh dan naive dari sananya #ditujesbamburuncing

Pandangan manusia, tidak lebih penting dari pandangan Tuhan pada diri saya sendiri. Saya lebih takut pada penilaian Tuhan saya dari pada penilaianmu. Hey jangan takut dirugikan, karena tak ada yang pernah dapat tersembunyi di hadapan TuhanMu. Mereka yang berniat tidak baik padamu, adalah mereka yang sedang merugikan diri mereka sendiri. Suatu saat, mereka akan mendapat kerugian yang sama atau bahkan berkali lipat lebih besar. Semua manusia pada akhirnya akan bertanggung jawab pada perbuatan mereka masing-masing. Itu adalah bagian Tuhan-mu untuk memikirkannya. Kamu tidak perlu ikut repot.

Karena kalau menjadi manusia yang baik itu mudah, pasti tidak ada satu pun hukum di dunia ini.

Saya hanya meyakini satu hal, segala yang kamu beri adalah segala yang akan kembali pada dirimu sendiri. Buruk akan kembali jadi buruk, baik akan kembali jadi baik.

Karena apa yang “tidak terlihat” di matamu sebagai hal baik, mungkin adalah apa yang terlihat oleh Tuhan sebagai “hal terbaik” yang kamu butuhkan. – fa

Selalu berusaha berperasangka baiklah pada manusia di sekitarmu juga terlebih lagi pada TuhanMu sendiri. Saya pun sedang belajar terus melakukannya.

Kalian yang terlalu serius pada sakit hati, akan kehilangan lebih banyak dari sekedar penyesalan.

Betapa sebiji kecil kunang-kunang itu, membuat saya berpikir lebih besar detik ini.

***

Ini hari Senin. Pagi tadi, seperti biasa saya sahur seorang diri. Berjalan ke dapur dengan mata nyaris terpejam karena mengantuk dan hati sedikit sebal karena menyadari bahwa saya lupa memasak nasi -_-

Jadi saya pun berjalan ke dapur untuk memasak mie goreng dan bikin telur mata sapi. Tanpa nasi!!! Rrrr.. saya itu belum bisa bilang saya sudah makan kalau saya belum makan nasi, perut saya Indonesia banget. Saya termangu beberapa saat di meja makan mencoba bersyukur masih ada mie yang bisa dimasak, sembari memperhatikan se-ekor semut yang terjebak kebingungan di bawah taplak bening meja makan saya. 

Hewan kecil itu terlihat bersemangat untuk terus mencari jalan keluar dari masalah yang tengah dia hadapi. Tiba-tiba saya tertawa kecil, hewan ini begitu gesit bergerak seperti tak juga lelah, mencoba pergi ke arah yang lain lalu kembali lagi ke arah yang sama. Betapa kuat usahanya. Dia seorang diri dan begitu kecil di bawah taplak ini, meja makan saya ini mungkin berukuran 5 kali lapangan bola bagi dirinya. Saya makhluk yang lebih besar dan sempurna, tapi saya terkadang tak lebih kuat darinya ketika terjebak masalah. Saya tertawa, saya benar-benar tertawa geli detik itu, malu pada diri sendiri.

Kamu terkadang hanya perlu melihat lebih dekat apa yang ada di sekitarmu untuk bisa menjadi seseorang yang lebih rasional. Inspirasi bisa datang dari mana saja. Sederhanakan saja cara berpikirnya.

Lihat betapa semut hitam kecil itu bisa membuat saya malu detik itu, bahkan sampai detik ini -.-


Notes: Bersyukurlah, karena kamu masih bisa membedakan mana yang salah dan mana yang benar. Bersyukurlah bila kamu masih menjadi manusia yang pandai memaafkan. Karena tidak banyak yang seberuntung dirimu. Usiamu terlalu pendek bila hanya untuk menyesal.


Samigaluh, 26 Maret 

Saturday, March 17, 2012

Nephew!

"Ketika seseorang berarti bagimu, seberapa pun sulit terlihat, kamu akan selalu menemukan cara untuk mencintainya dengan baik." -- @falafu 





***

Kemarin pagi ketika saya tengah mencoba menghabiskan teh manis panas yang masih mengepul sembari mendengarkan suara cempreng penyiar di radio sebuah suara muncul dari kejauhan..
"Tanteeeeee Falaaaaaaa!!!!!" 

Saya pikir ini hanya karena nyawa saya belum kumpul karena memang teh saya belum habis. Setiap pagi, setengah nyawa saya ada di teh tubruk hitam buatan sendiri. Tapi ternyata tak sampai 2 menit kemudian sosok itu muncul, ponakan ganteng saya si Al Fath berlari menuju saya dan kami berpelukan erat. Percaya atau tidak, itu memang kebiasaan kami. Pelukan kenceng, gigit-gititan tangan bikin lingkaran jam, sampai saling mencium bau badan masing-masing :p

Saya memang punya keponakan banyak, sembilan!
Tapi sama si Al Fath yang sekarang berusia nyaris 4 tahun ini, saya dekat dengannya sejak lahir. 
Dulu, waktu dia belum genap 1 tahun saat ibunya sakit dan dia pun ikutan demam tinggi, saya pernah bersama kakak saya membawanya ke rumah sakit jam setengah 12 malam. Hahaha.. Dan di ruang dokter saya disangka ibunya -_-

Dokter: Anaknya minum susu botol atau hanya asi saja Bu?
Saya: ....
Dokter: Susu ibunya ngga ada masalah kan?
Saya: Em...
Kakak saya: Ini bukan Ibunya Dok, ini tantenya.
Dokter: Oooo pantas masih kecil kelihatannya, loh terus ibunya kemana?
Saya: -__-" sakit dok..

***
Sekarang diusianya, dia sedang hobi banget nanya. Apa aja ditanya, seperti kemarin saat saya membaca koran kompas di kamar, halaman depan koran ada gambar cv para pelamar kerja di bursa kerja, di setiap cv itu kan ada foto pelamarnya, dia dengan polosnya nanya:

"Tante, ini foto siapa?
"Foto orang dek.."
"Oh aku tahu, pasti foto orang temennya tante kan!"
-__- "Bukan. Mereka punya temen pasti, tapi bukan tante."

Terus waktu naik motor sama saya beli es krim sepanjang jalan dia ngga berhenti nanya, salah satu yang dia tanya:

"Tante di sini banyak banget sawah ya?"
"Hem.. Iyah.."
"Jadi tante suka metikin sawah?"
-_- "Bukan sawah dek yang dipetik, padinya yang dipetik. Si mbah yang biasanya metik."

***
Ah, betapa rindunya saya mengurus anak kecil. RINDU SEKALI!
: ') sejuta pertanyaan yang dia tanya pun, saya akan jawab. Besok Al fath pulang ke Jakarta, rumah kembali sepi, tapi setidaknya Allah sudah baik hati kasih ramai walau hanya sebentar.

Saya sudah sempat sholat bareng dia, nuntun dia baca doa, doa-in mbah putrinya, ngajarin dia nyiuapin mbah putrinya dan ciumin sayang, mandiin dia, nyuapin dia, sampai ngelonin! Sungguh, itu sudah cukup buat si tante ini bahagia lahir bathin : D

notes: Foto di atas adalah hasil ke-narsis-an kami. Kebetulan semua ponakan saya sama kayak tantenya, hobi foto-foto absurd. Sepanjang foto dia selalu berusaha menirukan ekspresi wajah saya. Aaaakkk saya sayang anak kecil!

Tuesday, March 13, 2012

Learn to make your self happy Girl #selfnote


Sudah lama saya tidak meng-aktifkan YM! Seperti biasa tiap saya aktifkan pasti ada saja follower yang menyapa. Biasanya pasti meminta curhat. Dan kali ini curhatannya bikin saya mengelus dada (lagi)
***

Dia: Selamat siang ka. Kak terima konsultasi cinta ngga?

fa: Hahaha konsul apa?

Dia: Aku punya cowok udah 1 tahun pacaran dan cara pacaran kita udah ngga sehat dalam fisik mau pun situasi dan sekarang cowo aku bilang dia udah ngga cukup sanggup buat terusin sama aku ka. Tapi aku masih pertahanin karena dia udah aku kasih yang seharusnya aku jaga! Aku bingung harus ngelakuin apa?

fa: *merenung (percaya ngga percaya, saya sudah sering menerima jenis curhat seperti ini, tapi ngga pernah terbiasa ngasih sarannya)
Hmm.. 
Kamu udah sampe having sex sama dia gitu?

Dia: Iya ka :(

Fa: Emang dia gimana sekarang ke kamu? Menghindar dan berubah gitu ya?

Dia: Kalau menghindar sih ngga, tapi sekarang dia mulai berubah jadi cuek dan ga peduli gitu, menurut aku karena dia udah bosen dan ngga butuh aku..

Fa: Yah, mungkin karena dia udah dapet yang dia mau. Cowok memang seperti itu, walau ngga semua cowok, masih banyak kok cowok yang baik
Kalau menurut aku ya tinggalin aja dia. Dia sudah jelas bukan pria baik yang bisa kamu pertahankan untuk masa depan. Ya walau aku tahu, kamu udah terlanjur ngasih apa yang seharusnya ngga kamu kasih. 
Aku yang seumur hidup selalu jaga diri banget sama cowok sendiri aja tiap putus susah banget untuk ngga sayang lagi, gimana kalau kamu. Pastinya ngga akan mudah mudah lepas dari dia. Tapi ini hanya advice aku aja loh sayang, semuanya jelas ada di tangan kamu sendiri.

Dia: Berat banget ka aku ngga bisa mikir gimana kalau dia bener-bener ninggalin aku kaya gini.

Fa: Ya pilihan ada di tanganmu sayang. Kamu yang meninggalkannya, atau dia yang akan meninggalkanmu lebih dulu suatu saat kelak. Kita jelas tidak bisa menyandarkan hidup kita kepada pria yang bahkan tidak bisa menjaga keutuhan perempuannya sendiri. Pasti berat banget banget, aku bahkan ngga bisa bayangin kalau aku jadi kamu. Tapi yang pernah curhat sepert ini ke aku ada banyak dan kebanyakan dikecewakan sama cowoknya pada akhirnya. 
Tapi kan aku ngga kenal sama cowok kamu, kamu lebih kenal dia gimana. Aku doakan yang terbaik buat kamu ya :) 

Dia: Aku udah bener-bener ngerasa capek dan muak sama keadaan yang seperti ini, kakak bener pilihan aku cuma itu, tapisekarang aku masih mau pertahanin dia dulu kak...
Makasih ya kak udah mau dengerin cerita aku..

Fa: Iya sama-sama :)
You know what the best for you honey
Sometimes you're just scared to do that
Kita sering kali hanya terlalu takut untuk mulai melangkah

Dia: :)

***
Dulu saya pernah  punya teman yang demikian juga, bahkan lebih parah. Karena saking setresnya ditinggalin dia terus mabok-mabokan dan teriak-teriak di depan rumah cowoknya minta tanggung jawab. Dan kampretnya itu cowok pura-pura ngga kenal. Hidup kadang bisa jadi sinetron banget, tapi nyatanya kejadian di sinetron pun memang bisa benar-benar terjadi di kehidupan nyata.

Saya itu perempuan kolot banget. Pacaran lurus-lurus bae kek jalan tol. Mungkin karena itu saya memang agak susah cari pasangan. Zaman sekarang jarang yang mau diajakin jalan yang lurus, ngebosenin katanya. Hahaha. Tapi saya pun ngga pernah mau kalo diajakin lewat jalan yang muter-muter bikin nyasar dan akhirnya ngga sampai-sampai ke tujuan hidup saya sendiri.

Saya ngga bisa mengumpat mereka yang sudah kebablasan dengan alasan karena itu salah mereka sendiri. Ya, kalau saya ada di posisi mereka belum tentu saya bisa melaluinya dengan mudah. Dosa itu kebanyakan rasanya enak-enak, tapi ujungnya pasti pahit.

Dan yang enak-enak itu pasti bikin nagih. Jadi kalau ngga bisa jamin diri sendiri bisa nahan diri dari ketagihan, lebih baik ngga usah dicoba sebelum saatnya tiba.

Kalau menurut saya, terkadang salahnya perempuan adalah ketika mereka berpikir ngga akan lagi bisa dapet yang lebih baik dari pasangan yang mereka miliki saat ini. Hanya dengan berlandaskan cinta dan takut kehilangan. Saya juga pernah gitu, kekeh mempertahankan hubungan dengan seseorang yang bahkan ngga layak buat diperjuangkan. Dan jangan pernah berpikir karena takut kehilangan jadi kamu mau aja kasih semuanya yang kamu punya. Kalau begitu, nanti kamu sisain apa buat jodoh kamu sendiri, suami kamu besok. 

Pria yang benar pria, akan lebih banyak memberi kebaikan bukan merenggut kebaikan dari dalam dirimu.

Yah, semua orang pasti pernah keliru dan salah. Tapi cukup sekali aja ngga usah terus-terusan. 

HEY, KITA KAN MANUSIA BUKAN KELEDAI. 
DAN KALAU NYESEL ITU DATANGNYA DULUAN NGGA AKAN ADA YANG NAMANYA BELAJAR.
Tapi bukan lantas kita mesti bikin salah dulu terus juga -_-

Disinilah pentingnya iman dan kedekatan kita sama Tuhan. Dekat-lah denganNya, maka dia akan menjagaMu erat-erat dari hal buruk. 



Notes: Makan, tidur, ibadah dan olah raga lah yang cukup. Cinta dan bahagia akan menyusul. 
Karena diri kita ini sepenuhnya milik kita, kita yang bertanggung jawab penuh menjaga keutuhannya.



Friday, March 09, 2012

Cinderella bersandal jepit



"Aku, aku tak suka pangeran apapun sejak dulu. Aku hanya menunggu pria sederhana yg mampu membuatku menjadi perempuan yg lebih baik." -- @falafu
***
Apa kalau dulu ketika Cinderella berlari melarikan diri dan yang tertinggal ternyata hanya sebelah sandal jepitnya pangeran tetap akan mencarinya? Bila ternyata itu bukan sebelah sepatu kaca apa pangeran tetap akan penasaran lalu jatuh cinta padanya?
Dan bila saja dulu pria itu bukanlah seorang pangeran kaya yang tampan, apa Cinderella tetap akan naksir padanya? Tetap nekat datang ke pesta itu dengan gaun indah walau hanya sihir semata? Rela menjalani sebuah kebohongan hanya demi bisa membuat sang pangeran terkesan.
Apa yang terjadi bila dia tetaplah seorang upik abu tanpa sehelai alas kaki pun? Dengan wajah kumal melangkah masuk ke pesta, apa pangeran tetap akan meliriknya?
Ah, dia pasti sudah diusir prajurit sebelum dapat berhasil masuk ke pesta. Drama.
Bagaimana bila Cinderella tidak cantik dan tetap bernasib malang?
Tunggu, apakah Cinderella benar-benar malang? Bila iya, ada berapa juta Cinderella yang lebih malang dari padanya di dunia ini kalau begitu. Dia baru yatim piatu, dia baru punya ibu tiri yang jahat. Dia belum termasuk manusia yang mesti menahan lapar terlunta-lunta tinggal di jalanan sendirian. Atau seseorang yang kehilangan kedua kakinya karena lahir di nengara yang dipenuhi peperangan seperti Afghanistan. Hidup tapi kehilangan seluruh yang dimiliki, kecuali nyawa yang masih menempel di raganya, itu pun dinilai murah. Di negara itu nyawa manusia lebih murah dari kepala kambing, bayangkan! Apa lagi Cinderella kan masih punya ibu peri yang siap menolongnya dengan tongkat ajaib. Aku rasa, dia perempuan yang jauh dari garis kemalangan. Toh, bukankah ceritanya berakhir dengan begitu “beruntung”?
Ah Fa, kamu terlalu serius. Cinderella kan hanya dongeng.
Tapi tidak kah kamu berpikir, beberapa dongeng bila dipikirkan baik-baik terasa jadi menyakitkan. Siapa suruh ngga ada kerjaan mikirin dongeng  Fa! -_-
Karena nyatanya mereka hanya menjual kejahatan hati dan kebaikan hati yang tertindas. Dan si baik hati pasti memiliki fisik yang lebih baik. Selalu. Itulah bagian nyebelinnya.
Bagaimana bila si baik hati Snow White berfisik biasa saja. Apa masih ada pangeran berkuda putih yang mau rela jauh-jauh datang untuk mencium bibirnya agar ia bisa bangun dari tidur panjangnya? Ngok!
Mungkin cerita Shrek agak berbeda. Hahaha. Tapi Shrek adalah dongeng modern. Dan sang putri tidak lantas jatuh cinta begitu saja pada pandangan pertama. Putri Fiona, dia bahkan rela tetap jadi jelek. Si penulis naskahnya, dia berpikir lebih logis dari pada hanya menjual mimpi murahan pada anak-anak yang akan menjadi penonton. Walau pun putri yang rela jadi jelek belum tentu ada. Setidaknya mereka menjual “jalan cerita” yang lebih baik.
Sedang saya lahir di jaman Cinderella, Snow White, Jasmine, Putri Duyung dkk. Sejak kecil menelan cerita mereka dengan mata berbinar-binar menatap gambar-gambar cantik di buku cerita dongeng itu.
"Pokoknya aku mau jadi Snow white-nya ya!" Teriak saya saat main orang-orangan.
"Maa beliin aku baju yang kayak dipake si princess ini dong!" Rengek saya sama mama sepulang dari main. #keracunandongeng
Yeap, siapa yang mau ber-acting atau dandan jadi babu atau prajurit? Hahaha.
Cantik itu ya princess!!!
Ganteng itu ya pangeran!!!
Pffft bet ya? Hahaha.
***
Beberapa cinta yang bernilai rendah lahir dari kebaikan fisik yang berhasil ditatap, lalu mereka bilang “Aku jatuh cinta padanya, kerena dia begitu tampan dan baik hati.”
Ya, kamu jatuh cinta padanya pertama kali karena dia tampan, lalu apa yang dia lakukan akan selalu baik dimatamu. Pffft.
Kalau saja dia tidak tampan, apa kamu masih memberi hatimu kesempatan secepat itu untuk kemudian memutuskan jatuh cinta padanya?
Lalu kalau saya hanya Cinderella yang bernasib malang dan bersandal jepit swallow lusuh apa kamu masih bisa jatuh cinta pada saya sejak pertama kali kita bertemu?
Saya Cinderella bersandal jepit, tanpa harus cantik sempurna dan disihir saya tetap bisa memanggil diri saya Cinderella. Saya tetap perempuan yang pantas diperjuangkan dan dicintai dengan baik oleh seorang pria baik-baik, walau saya hanya berjalan dengan sandal jepit.
Bukankah cinta tidak pernah mengkotak-kotakkan nasib seseorang, dari mana dia berasal atau seperti apa fisiknya terbentuk?
Kumohon, sudahi cara mencintai yang rendah macam itu. Berhenti menjual mimpi-mimpi kacangan dan tak berperasaan. Saya tidak munafik, saya pun punya standar pria yang saya sukai, tapi saya tidak pernah mencintai pria hanya karena hal-hal yang akan hilang termakan usia.
Bukankah yang terpenting bukan alas kaki atau dengan apa kita akan pergi, bukankah yang terpenting adalah kemana tujuan kita pergi dan dengan siapa?
Walau pun kita pergi naik jet pribadi tapi bila menuju hal yang tidak membahagiakan saya dan bukan dengan orang yang mencintai saya, tentu saya tidak akan pernah mau melakukan perjalanan bersamamu.
Lebih baik pergi jalan kaki saja, tapi kita tahu kita akan sama-sama bahagia ketika sampai ditujuan bukan? : ) *brb gendolin Johnny Depp* Lahh, terus apa bedanya?! *toyol diri*
***
Tapi jangan lupa, bahwa kamu pun harus bisa mengkualitaskan dirimu bila ingin dicintai dengan berkualitas oleh seseorang yang berkualitas. “Layak-kan” lah dirimu. Kenali apa yang "kurang" dan coba buat dirimu "pantas". Bukan lantas berpangku tangan dan nunggu ada pangeran atau putri jatuh dari langit, amnesia, lalu kamu bisa mengaku sebagai kekasihnya dan lantas dia percaya mencintaimu begitu saja hahaha. Come on, hidupmu bukan berisi dongeng bodoh macam itu. Hidupmu jauh lebih bernilai Nak.. #sotoybet yaudahlah ya, iya-in aja biar cepet.
Percayalah, jodohmu adalah seseorang yang mampu membuat dirimu menjadi pribadi yang lebih baik, tidak harus pasangan ‘terbaik’ dalam versimu.
Tapi jelas pasangan terbaik versi Tuhan yaaa. Kan udah jodohnya :p
Karena bila dia tidak mau peduli dengan kekurangan pasangannya, buat apa mau jadi jodohnya!
***
Yah namanya juga hidup, kadang bisa bikin posting keren, kadang nyerah sama posting cemen macem begini. Salam cinta cenat cenut.

Notes: Berhari-hari menatap seseorang yang begitu kamu cintai tengah sakit, tidak hanya membuat kepalamu ingin pecah, tapi juga hatimu berserakan kemana-mana.

Thursday, March 08, 2012

LAUT




“Aku ingin ke laut. Kapan kamu mau mengajakku ke sana, lalu menemaniku tersenyum?”

Ini adalah twit random terjujur saya belakangan. Banyak yang me-retweet, mungkin mereka sedang begitu ingin melihat laut seperti saya.
Sebenarnya bukan hanya soal lautnya. Ini soal teman yang bisa menemani perjalanan-nya, soal waktu untuk benar-benar pergi mengunjunginya.
Liburan? Siapa yang tidak ingin. Otak saya ini sudah butuh lebih dari sekedar liburan. Tetapi liburan itu semustahil... ah, entahlah. Saya tidak mungkin menjelaskan kondisi saya sedetil itu di blog. Yang jelas, liburan, jalan-jalan dan kawan-kawannya adalah hal yang nyaris mustahil untuk saya dalam beberapa waktu ini.
Sakit sekali hati saya kalau memikirkan hal ini
Hal yang jarang saya berani ucapkan di bibir saya untuk saya tujukan pada diri saya sendiri adalah kata “traveling”
Seperti ada jarum yang menusuk diam-diam
Seperti tertampar sesuatu yang kasat mata
Seperti.. seperti ini.. tertegun di layar laptop saya sendiri
Hahaha
Seorang teman bertanya; “Faaar gimana lo bisa bertahan hidup di atas gunung sanaaaa? Sedang gue yang sendirian di kamar begini aja ngga betah!”
Jegger!
Saya bingung jawabnya. Saya tanya diri saya; “Kenapa bisa Fa?” dan si Fa ngga bisa jawab. I mean, si Fa tahu kenapa dia hidup di tempat ini, tetapi gimana cara pastinya dia bisa bertahan di sini dia pun bingung, yang jelas setiap hari dia selalu mencoba untuk menjalani hari-harinya saja, meletakkan kepercayaan sepenuhnya pada  Tuhan.
Sulit-kah? Bohong kalau saya bilang tidak. Omong kosong kalau saya ngga pernah sedih. Pret. Hahaha.. saya sering nangis kali, tapi saya berusaha sekuat tenaga untuk tidak meratap. Ini saja begitu ingin melihat laut karena mulai bosan menatap gunung. Hey, saya itu manusia biasa loh!
Saya bisa, karena memang harus bisa mungkin. Terkadang kan manusia justru semakin kuat ketika tengah terdesak.
***
Jadi, hai pasir putih
Hey air dan langit yang sama biru
Hey desir-desir angin
Hey aku yang duduk menatapmu dengan sekujur tubuhnya telah terasa asin
Hey, aku yang tersenyum senang karena kamu temani jalan-jalan
Kita pasti akan bertemu
Hey dengar, aku bilang “pasti” yaaa..
Walau nanti temanku hanyalah ‘bayanganku’ sendiri
Aku pasti akan tetap berusaha menghampirimu, laut.

Notes:
Ah ya, saya tahu kenapa saya bisa bertahan. Salah satunya karena saya dekat dengan Mama dan juga karena masih ada kamu yang mau mendengarkan saya. Terima kasih ya! :) 

Sunday, March 04, 2012

Untuk Adik-Adik Indonesia Bagian Timur / #SatuBukuSatuSaudara


kompasiana.com

Semua bermula ketika Mumu seorang teman bbm saya beberapa hari lalu. Isinya berbunyi, “Fa, kamu mau ikut nyumbang buku ke adek-adek di Indonesia timur?”
Lalu saya pun bertanya bagaimana caranya, Mumu bilang ini proyek @lebahbooks lalu dia pun mengirimi saya sebuah link. Dan hari ini saya baru membuka, ternyata nama program itu adalah #SatuBukuSatuSaudara.
Pertama kali membuka link web tersebut saya sudah senyum-senyum sendiri, ini karena nama lembaga yang membuat gerakan Satu buku satu saudara itu bernama “Taman Bacaan Anak Lebah”. Kalian tahu dulu, ketika saya SMA saya dan sahabat saya @cizty sering kali mengunjungi taman bacaan/ tempat penyewaan buku saat sepulang kami dari sekolah dan nama taman bacaan tersebut adalah “BeeBook”.
Sedikit cerita ya, saya dekat sekali dengan si ibu dan bapak pemilik taman bacaan itu. Sebenarnya buku-buku di taman baca itu adalah milik kedua anak perempuannya yang doyan sekali membaca buku. Karena sudah terlalu banyak dan ke dua orang tuanya pensiun, sang anak pun memilih untuk membuka taman bacaan yang kemudian dijaga oleh ke dua orangtuanya sendiri.
Ibu dan bapak BeeBook memang sudah lanjut usia. Ketika saya menginjak bangku kuliah dan pindah domisili tempat tinggal saya pun mulai jarang datang ke sana. Terakhir kali datang berkunjung saya baru tahu kalo si Bapak pemilik ternyata telah meninggal dunia.
“Kemarin Ibu sempat telepon ke rumahmu untuk kasih kabar, tapi kata tantemu kamu sudah ngga tinggal di sana lagi.” Begitu kalimat yang beliau utarakan ketika kami bertemu. Sungguh sangat menyesal tidak bisa datang saat itu. Si ibu memang ngga tau nomer telepon saya yang lain kecuali nomer rumah.
 Ah, sedih sekali saat itu. Dulu saya dekat sekali dengan mereka, kalau sudah main ke sana sering lupa waktu, sampai-sampai sering sekali dikasih makan siang sama si Ibunya, menumpang sholat di sana dan mengobrol hingga lewat maghrib (enggak tahu malu emang saya). Tempat itu sangat berperan mendukung kecintaan saya pada menulis. Entah bagaimana kabar si Ibu sekarang, saya harap beliau sehat dan diberi umur panjang lagi bermanfaat oleh Allah SWT.
***
Kembali ke program #SatuBukuSatuSaudara saat pertama kali saya membacanya saya langsung memutuskan untuk ikutan. Jadi satu buku satu saudara adalah kegiatan dimana kalian bisa memberi satu atau lebih buku kepada adik-adik di Indonesia timur sana, boleh buku baru mau pun boleh buku bekas yang masih layak baca! Yang unik dari kegiatan ini adalah bagaimana mereka mengedepankan “personal touch” antara si pemberi buku dan si penerima.
Kamu yang hendak mengirim buku diharuskan menuliskan sepucuk surat, catatan atau cerita (berisi tentang apa saja) yang ditujukan kepada adik yang akan menerima buku pemberianmu, kamu pun harus foto dengan buku pemberianmu tersebut, sehingga si adik bisa melihat langsung seperti apa wajah kakak yang telah memberinya buku. Nanti setelah buku itu sampai di tangan mereka, mereka akan menuliskan pesan balasan atau juga berfoto dengan buku yang sudah kalian berikan. Seru kan? Dari satu buku kamu mendapatkan satu saudara di ujung timur Indonesia sana. Kamu bahkan bisa memberikan senyum terbaikmu di foto yang kamu kirimkan untuk mereka. Oh iya, satu buku untuk satu anak. Jadi kalau kamu memutuskan untuk memberi lebih dari satu buku, maka kamu pun harus menuliskan surat, catatan atau cerita untuk setiap buku pemberianmu ya.
Kemarin saya barengan sama si @asakecil cari bukunya, kalau dia punya stock buku anak-anak, kalo saya, yeampun buku baru beli belom lama, dipinjem, pada ilangan, jadi mesti beli lagi.Tapi mulai sekarang mau rajin-rajin sayangin buku sendiri.
Contoh foto absurd saya sama si buku kemarin:

Nah.. jadi, kalau kamu tertarik untuk ikutan, masih ada waktu sampai tanggal 30 Maret 2012 ini loh. Masuk aja ke situsnya biar kamu bisa tahu lebih jelasnya di sini. Dan untuk kamu yang tinggal dan berdomisili di sekitaran DIY atau mungkin Solo, bisa langsung menghubungi teman saya @PramoeAga. Dia kordinator untuk daerah DIY, buku-buku tersebut dikumpulkan ke dia. Untuk alamat dropbox wilayah DIY ada di sini: Jl Ibu Ruswo, Yudonegaran GM II / 219 (Belakang toko payung mulyo) Yogyakarta 55121
Dan tentu saja kamu bisa menyumbang banyak hal lain melalui @lebahbooks, menyebarkan semangat menyumbang dengan menulis seperti saya ini contohnya pun juga bisa. Ajak banyak orang lain untuk ikut peduli dengan cara kalian sendiri.
Let’s unite and act!
For the betterment of Indonesian childern
Karena anak-anak adalah bagian terpenting dari masa depan bangsa.

Notes: Saya punya mimpi suatu hari nanti bisa menulis buku cerita anak dan berkolaborasi gambar dengan teman yang jago gambar. Itu beneran mimpi dari dulu saya SMA. Karena melihat jarangnya buku anak yang ditulis oleh orang Indonesia sendiri.