Friday, November 23, 2012

Duduk Manis di Sisimu



“Karena bila ada penantian yang paling indah. Adalah penantian untuk menemukan kesetiaan. Kau tahu, alam semesta ini adalah ahlinya soal pertemuan indah.” – fa 




Berjalan ke mana pun ingatan ini selalu duduk manis di sisimu. Aku bisa jadi ada di sisi dinding yang kamu jadikan penyangga. Mungkin ada di genangan air selepas hujan, kubangan yang dengan hati-hati kamu coba lewati. Sesekali mungkin kamu harus menceburkan kakimu di sana. Kamu tahu, bermain hujan itu menyenangkan. Terkadang aku ada di depan pintumu, mengetuknya membawa kejutan dari pak pos. Lalu menjadi saksi merekahnya senyum di wajah manismu. Bila kamu tiba-tiba terjaga, yakinlah itu aku yang sengaja meniup kencang daun telingamu. Aku hanya rindu, rindu melihatmu membuka mata dan menyadari aku ada di sana. Karena berdiri di mana pun aku, ingatan ini selalu duduk manis di sisimu.

Aku ada di sela dahan pepohonan yang melindungimu dari cubitan sinar mentari. Aku membuatmu mampu melihat ke langit tanpa perlu sakit. Boleh jadi aku salah satu kepompong yang bergelayut manja itu. Nanti ada saatnya aku jadi kupu-kupu yang terbang di ruangmu, sebagai pertanda kedatangan seseorang yang tersayang. Aku selalu ada di setiap jengkal langkah yang berusaha membantumu agar tak terlambat sampai di kelas ujian. Aku-lah yang akan melipat sajaddah-mu bila kamu lupa melakukannya. Atau setidaknya, aku-lah yang membuatmu bangkit lagi dari kasur untuk melipatnya. Aku-lah lampu hijau yang membuatmu terus melaju ketika terhimpit waktu. Atau boleh jadi aku ini pak polisi yang menilangmu di perempatan, yang membuatmu teringat bahwa telah lama kamu lupa memasukkan amal ke kotak persegi di masjid- hingga kamu pun perlu ditegur takdir hari itu. Kamu tahu, dengan kuasa semesta aku bisa jadi apa saja.

Aku kerap menyisipkan rindu untukmu dari sela lubang pintu. Tapi kamu tak pernah menemukannya. Itu karena ada banyak pagi, di mana kamu kesiangan dan melewatkan subuh lagi. Tuh kan Malaikat sudah keburu pergi, kamu sih! Saat itu, aku tengah jadi semut yang berdiam di kotak permen yang tak sempurna rapat kamu tutup, mendelik kesal ke arahmu. Tapi seberapa besar aku hingga sanggup kau lihat? Ah ya, aku tahu ini pasti belum saatnya. Lalu kuulangi lagi saat sepertiga malam tiba. Tapi kamu, kamu tak pernah terjaga untuk bertemu denganku dalam doa. Tak apa, lain kali. Akan kucoba lagi. Karena berlari ke mana pun, padamu-lah aku ingin selalu pulang.

Untuk itu sesekali mari duduk manis-lah di sisiku, biar kita dengar cerita matahari. Cerita soal betapa setianya malam menunggu ia pulang.

Dan ya, kamu hanya perlu ada di sana. Meraih apa yang kamu impikan dan menjadi dirimu sendiri. Hingga suatu hari langit mengatakan; KUPERTEMUKAN KALIAN!

Hei lihat! Sekarang aku ada pada layar di hadapanmu.

Playing. Norah Jones – Broken

Notes:
Kita manusia ini, sudah-lah punya jodohnya masing-masing. Tidak bertemu di dunia, insya Allah dipertemukan di akhirat kelak. Dan tanpa kita sadari, betapa pun sendirinya kita menanti. Sebenarnya jodoh itu sudah duduk manis di sisi. Sudah ada di setiap langkah kita. Kita hanya, kalian tahu, butuh persetujuan langit untuk dapat melihatnya. Kita hanya tengah menunggu waktu yang tepat untuk dipersatukan semesta. 

4 comments:

  1. Iya ini curhat terselubung pemirsaahhh. Curhat perempuan yang menanti 'pangeran surganya' yang masih di mana entah.

    Yayayaa jodoh adalah anugerah terrrindah yang paling dirahasiakan Tuhan.

    Semoga kamu dan saya mendapat kejutan paling indah dari rencana_Nya :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
    2. Kamu tahu Ay, perempuan yang selalu keras kepala menjaga kesucian hati dan diri seperti kita untuk (calon) suami, tidak akan Allah SWT biarkan jatuh hati pada yang-- tidak pantas dijatuhi. Percayalah, yg semacam kita hanya tinggal segelintir di bumi ini :))

      Delete
  2. Amien, semoga dengan segelintirnya perempuan seperti kalian bukan pertanda akan akhir zaman semakin dekat. :D

    Salam kenal fa.... :)

    ReplyDelete

Thanks for reading my post! :)