Sunday, March 04, 2012

Untuk Adik-Adik Indonesia Bagian Timur / #SatuBukuSatuSaudara


kompasiana.com

Semua bermula ketika Mumu seorang teman bbm saya beberapa hari lalu. Isinya berbunyi, “Fa, kamu mau ikut nyumbang buku ke adek-adek di Indonesia timur?”
Lalu saya pun bertanya bagaimana caranya, Mumu bilang ini proyek @lebahbooks lalu dia pun mengirimi saya sebuah link. Dan hari ini saya baru membuka, ternyata nama program itu adalah #SatuBukuSatuSaudara.
Pertama kali membuka link web tersebut saya sudah senyum-senyum sendiri, ini karena nama lembaga yang membuat gerakan Satu buku satu saudara itu bernama “Taman Bacaan Anak Lebah”. Kalian tahu dulu, ketika saya SMA saya dan sahabat saya @cizty sering kali mengunjungi taman bacaan/ tempat penyewaan buku saat sepulang kami dari sekolah dan nama taman bacaan tersebut adalah “BeeBook”.
Sedikit cerita ya, saya dekat sekali dengan si ibu dan bapak pemilik taman bacaan itu. Sebenarnya buku-buku di taman baca itu adalah milik kedua anak perempuannya yang doyan sekali membaca buku. Karena sudah terlalu banyak dan ke dua orang tuanya pensiun, sang anak pun memilih untuk membuka taman bacaan yang kemudian dijaga oleh ke dua orangtuanya sendiri.
Ibu dan bapak BeeBook memang sudah lanjut usia. Ketika saya menginjak bangku kuliah dan pindah domisili tempat tinggal saya pun mulai jarang datang ke sana. Terakhir kali datang berkunjung saya baru tahu kalo si Bapak pemilik ternyata telah meninggal dunia.
“Kemarin Ibu sempat telepon ke rumahmu untuk kasih kabar, tapi kata tantemu kamu sudah ngga tinggal di sana lagi.” Begitu kalimat yang beliau utarakan ketika kami bertemu. Sungguh sangat menyesal tidak bisa datang saat itu. Si ibu memang ngga tau nomer telepon saya yang lain kecuali nomer rumah.
 Ah, sedih sekali saat itu. Dulu saya dekat sekali dengan mereka, kalau sudah main ke sana sering lupa waktu, sampai-sampai sering sekali dikasih makan siang sama si Ibunya, menumpang sholat di sana dan mengobrol hingga lewat maghrib (enggak tahu malu emang saya). Tempat itu sangat berperan mendukung kecintaan saya pada menulis. Entah bagaimana kabar si Ibu sekarang, saya harap beliau sehat dan diberi umur panjang lagi bermanfaat oleh Allah SWT.
***
Kembali ke program #SatuBukuSatuSaudara saat pertama kali saya membacanya saya langsung memutuskan untuk ikutan. Jadi satu buku satu saudara adalah kegiatan dimana kalian bisa memberi satu atau lebih buku kepada adik-adik di Indonesia timur sana, boleh buku baru mau pun boleh buku bekas yang masih layak baca! Yang unik dari kegiatan ini adalah bagaimana mereka mengedepankan “personal touch” antara si pemberi buku dan si penerima.
Kamu yang hendak mengirim buku diharuskan menuliskan sepucuk surat, catatan atau cerita (berisi tentang apa saja) yang ditujukan kepada adik yang akan menerima buku pemberianmu, kamu pun harus foto dengan buku pemberianmu tersebut, sehingga si adik bisa melihat langsung seperti apa wajah kakak yang telah memberinya buku. Nanti setelah buku itu sampai di tangan mereka, mereka akan menuliskan pesan balasan atau juga berfoto dengan buku yang sudah kalian berikan. Seru kan? Dari satu buku kamu mendapatkan satu saudara di ujung timur Indonesia sana. Kamu bahkan bisa memberikan senyum terbaikmu di foto yang kamu kirimkan untuk mereka. Oh iya, satu buku untuk satu anak. Jadi kalau kamu memutuskan untuk memberi lebih dari satu buku, maka kamu pun harus menuliskan surat, catatan atau cerita untuk setiap buku pemberianmu ya.
Kemarin saya barengan sama si @asakecil cari bukunya, kalau dia punya stock buku anak-anak, kalo saya, yeampun buku baru beli belom lama, dipinjem, pada ilangan, jadi mesti beli lagi.Tapi mulai sekarang mau rajin-rajin sayangin buku sendiri.
Contoh foto absurd saya sama si buku kemarin:

Nah.. jadi, kalau kamu tertarik untuk ikutan, masih ada waktu sampai tanggal 30 Maret 2012 ini loh. Masuk aja ke situsnya biar kamu bisa tahu lebih jelasnya di sini. Dan untuk kamu yang tinggal dan berdomisili di sekitaran DIY atau mungkin Solo, bisa langsung menghubungi teman saya @PramoeAga. Dia kordinator untuk daerah DIY, buku-buku tersebut dikumpulkan ke dia. Untuk alamat dropbox wilayah DIY ada di sini: Jl Ibu Ruswo, Yudonegaran GM II / 219 (Belakang toko payung mulyo) Yogyakarta 55121
Dan tentu saja kamu bisa menyumbang banyak hal lain melalui @lebahbooks, menyebarkan semangat menyumbang dengan menulis seperti saya ini contohnya pun juga bisa. Ajak banyak orang lain untuk ikut peduli dengan cara kalian sendiri.
Let’s unite and act!
For the betterment of Indonesian childern
Karena anak-anak adalah bagian terpenting dari masa depan bangsa.

Notes: Saya punya mimpi suatu hari nanti bisa menulis buku cerita anak dan berkolaborasi gambar dengan teman yang jago gambar. Itu beneran mimpi dari dulu saya SMA. Karena melihat jarangnya buku anak yang ditulis oleh orang Indonesia sendiri.

4 comments:

  1. Wah, menarik bgt Aunti. Nanti aku mau ikutan ah. Besok mau cari bukunya dulu.

    Btw itu fotonya... ahh.. kamu terlihat udah mandi banget Aunti. Hahahaha...

    ReplyDelete
  2. Wahahahaha ka Faaaaaa... Harus gitu diebutin fotonya dimana, pakai apa. X))

    ReplyDelete

Thanks for reading my post! :)