Saturday, March 17, 2012

Nephew!

"Ketika seseorang berarti bagimu, seberapa pun sulit terlihat, kamu akan selalu menemukan cara untuk mencintainya dengan baik." -- @falafu 





***

Kemarin pagi ketika saya tengah mencoba menghabiskan teh manis panas yang masih mengepul sembari mendengarkan suara cempreng penyiar di radio sebuah suara muncul dari kejauhan..
"Tanteeeeee Falaaaaaaa!!!!!" 

Saya pikir ini hanya karena nyawa saya belum kumpul karena memang teh saya belum habis. Setiap pagi, setengah nyawa saya ada di teh tubruk hitam buatan sendiri. Tapi ternyata tak sampai 2 menit kemudian sosok itu muncul, ponakan ganteng saya si Al Fath berlari menuju saya dan kami berpelukan erat. Percaya atau tidak, itu memang kebiasaan kami. Pelukan kenceng, gigit-gititan tangan bikin lingkaran jam, sampai saling mencium bau badan masing-masing :p

Saya memang punya keponakan banyak, sembilan!
Tapi sama si Al Fath yang sekarang berusia nyaris 4 tahun ini, saya dekat dengannya sejak lahir. 
Dulu, waktu dia belum genap 1 tahun saat ibunya sakit dan dia pun ikutan demam tinggi, saya pernah bersama kakak saya membawanya ke rumah sakit jam setengah 12 malam. Hahaha.. Dan di ruang dokter saya disangka ibunya -_-

Dokter: Anaknya minum susu botol atau hanya asi saja Bu?
Saya: ....
Dokter: Susu ibunya ngga ada masalah kan?
Saya: Em...
Kakak saya: Ini bukan Ibunya Dok, ini tantenya.
Dokter: Oooo pantas masih kecil kelihatannya, loh terus ibunya kemana?
Saya: -__-" sakit dok..

***
Sekarang diusianya, dia sedang hobi banget nanya. Apa aja ditanya, seperti kemarin saat saya membaca koran kompas di kamar, halaman depan koran ada gambar cv para pelamar kerja di bursa kerja, di setiap cv itu kan ada foto pelamarnya, dia dengan polosnya nanya:

"Tante, ini foto siapa?
"Foto orang dek.."
"Oh aku tahu, pasti foto orang temennya tante kan!"
-__- "Bukan. Mereka punya temen pasti, tapi bukan tante."

Terus waktu naik motor sama saya beli es krim sepanjang jalan dia ngga berhenti nanya, salah satu yang dia tanya:

"Tante di sini banyak banget sawah ya?"
"Hem.. Iyah.."
"Jadi tante suka metikin sawah?"
-_- "Bukan sawah dek yang dipetik, padinya yang dipetik. Si mbah yang biasanya metik."

***
Ah, betapa rindunya saya mengurus anak kecil. RINDU SEKALI!
: ') sejuta pertanyaan yang dia tanya pun, saya akan jawab. Besok Al fath pulang ke Jakarta, rumah kembali sepi, tapi setidaknya Allah sudah baik hati kasih ramai walau hanya sebentar.

Saya sudah sempat sholat bareng dia, nuntun dia baca doa, doa-in mbah putrinya, ngajarin dia nyiuapin mbah putrinya dan ciumin sayang, mandiin dia, nyuapin dia, sampai ngelonin! Sungguh, itu sudah cukup buat si tante ini bahagia lahir bathin : D

notes: Foto di atas adalah hasil ke-narsis-an kami. Kebetulan semua ponakan saya sama kayak tantenya, hobi foto-foto absurd. Sepanjang foto dia selalu berusaha menirukan ekspresi wajah saya. Aaaakkk saya sayang anak kecil!