Wednesday, November 02, 2011

hujan pertama di halaman kita

Ini hujan pertama di halaman kita
Rintik lembut yang jatuh disembilan November
Sebuah angka yang kau suka

Kau bilang, sembilan adalah kesempurnaan
Bahkan tanpa perlu sepuluh menggenapkan
Tentu aku pun setuju, apa pun dari pikirmu.

Kita menyeduh teh hitam untuk rayakan hujan
Menjauhi bubuk kopi yang menemani kemarau pergi
Dengan sebuah mug bergambar langit siang
Kesukaanku

Halaman diisi bunyi tik tik tik
Genangan meluber di paralon penampungan genting
Kau bilang, jika kita bersihkan mereka
Tentu dentingnya akan berbeda

Biarkan daun-daun jambu itu bertahan lebih lama di sana
Aku suka bunyi ini, tik tik tik ini
Lalu kau tersenyum mencium pipiku
Entah kenapa

Kau bilang cinta, mirip hujan
Mereka buat ramai halaman
Kau bilang cinta, mirip hujan
Mereka selalu mampu jatuh dengan riang
Lalu kembali menghidupkan lumut-lumut di atap rumah kita

Kau bilang cinta, mirip hujan
Mereka buat kita memiliki sesuatu untuk berlama-lama
Sesuatu yang harus dikerjakan bersama

Lalu kau hanya perlu duduk di teras rumah
Memandangi hujan
Meminum teh gula batu
Lalu semakin jatuh cinta padaku

Yogyakarta, 9 September 2011 

No comments:

Post a Comment

Thanks for reading my post! :)