Thursday, August 18, 2011

karena mati


Kau baca huruf-huruf maya di mataku
Kau baca, pelan di hatimu
Kau baca huruf-huruf maya di wajahku
Kau baca, lantang di pikiranmu

            Kau tatap kata-kata di bibirku
            Kau tatap, lalu kau simpan rapat
            Kau tatap hidupku di tanah itu
            Kau tatap, lalu kau berhenti berharap

Kau benci mengiringiku kali ini
Boro-boro riang!
Semua kelam!
Lalu kau mulai menyerapah Tuhan

            Kau benci doa-doa, hingga tutup telinga
            Kau benci isak-tangis, hingga sanggup meringis
            Kau benci wajah-wajah, hingga menyumpah serapah
            Kau benci aku,  hingga pergi lebih dulu darimu.

Kematian adalah penghianatanku
Begitu hatimu berucap
Kematian adalah penghianatanmu
Begitu janjiku kau kecap

            Lalu senyumku pun menangisi keberadaanku
            Lalu sedihmu pun mengingkari kehilanganku

No comments:

Post a Comment

Thanks for reading my post! :)